Download!Download Point responsive WP Theme for FREE!

Veneer Gigi Semakin Ngetrend, Ingin Mencoba Ladies?

Veneer Gigi – Memiliki gigi yang rapi dan putih bersih tentunya merupakan dambaan setiap orang. Karena dengan gigi yang putih, senyum lebih mempesona. Oleh karenanya, berbagai cara pun akhirnya di lakukan. Mulai dari melakukan perawatan rutin ke dokter gigi, bleaching, memasang kawat gigi, melakukan perawatan alami, hingga yang kini tengah menjadi trend adalah veneer gigi.

vineer gigi

Menurut drg. Adina Rahmayanti, SpKg, veneer sendiri adalah teknik melapisi gigi dengan lapisan kecil menyerupai bentuk gigi dan berwarna putih bersih yang menutupi permukaan gigi. Dengan begitu, tak heran jika gigi bisa tampak jauh lebih putih dan rapi secara instan.

Nah, berikut ini adalah beberapa manfaat veneer gigi :

  1. Menutupi warna kekuningan pada gigi secara menyeluruh sehingga gigi tampak putih bersih.
  2. Merapikan gigi dengan cara merapatkan gigi yang renggang.
  3. Memperbaiki posisi gigi yang kurang rapi sehingga tampak lebih sejajar.
  4. Menutupi gigi yang bentuknya kurang baik atau gigi keropos.

Jika dilihat dari jenis lapisannya, veneer gigi terdiri dari dua macam, antaralain :

  1. Direct

Pelapisan gigi yang satu ini menggunakan bahan komposit atau bahan – bahan yang biasanya di gunakan untuk menambal gigi. Pelapisan yang satu ini memang lebih ekonomis dan cepat. Anda hanya perlu sekali mengnjungi dokter gigi ahli estetis, dan dokter akan langsung mengerjakan dan membentuk veneer di gigi Anda. Tetapi kekurangannya, bagian komposit mudah menyerap warna, sehingga warna putihnya tidak bisa bertahan lama. Harga untuk satu gigi biasanya berkisar antara Rp 250 ribu hingga Rp 750 ribu.

  1. Indirect

Veneer yang satu ini menggunakan bahan yang lebih kokoh di banding komposit, yakni porselen atau keramik yang di buat di laboratorium. Sehingga vineer yang satu ini membutuhkan kunjungan ke dokter gigi setidaknya dua kali. Kunjungan pertama gigi akan di kecilkan dan di cetak, sedangkan kunjungan yang kedua kalinya di lakukan pemasangan lapisan yang sudah di buat di lab. Veneer indirect lebih mahal karena lama prosesnya dan juga warnanya tidak mudah berubah. Yakni sekitar 5 juta untuk satu gigi.

 

 

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas