Download!Download Point responsive WP Theme for FREE!

Kecanduan Media Sosial Membuat Hidup Jadi Berantakan? Ini Dia 3 Cara Ampuh Atasinya

Media sosial merupakan hal yang kini sepertinya tidak bisa terpisahkan dari hidup manusia. Sepertinya, tiada hari tanpa media sosial. Bangun tidur bukannya pergi ke kamar mandi justru langsung mencari ponsel dan mengecek notif pada panel ponselnya. Bahkan, mata yang sebelumnya sangat mengantuk menjadi menyala kembali 100 persen hanya karena gurauan atau kabar gembira yang datang dari medsos. Sepertinya hal semacam ini sudah menjadi rutinitas bagi kebanyakan orang dan bukan menjadi hal yang aneh untuk di lakukan. Tetapi sadarkah Anda jika perilaku – perilaku tersebut merupakan tanda bahwa seseorang tengah mengalami kecanduan media sosial?

kecanduan media sosial

Memang kehadiran media sosial sangat memiliki banyak manfaat. Selain dapat membuat seseorang bisa lebih mengerti dunia secara luas, memiliki banyak koneksi dari berbagai daerah dll. Media sosial juga bisa di jadikan sebagai ajang pencarian uang dan berbisnis. Tetapi meskipun demikian, medsos yang di gunakan secara tidak bijak dan terlalu berlebijhan justru akan merusak hidup seseorang. Bayangkan saja kini banyak anak – anak kecil bahkan di bawah umur yang sudah lihai menggunakan media sosial, mereka mengganti kegiatan belajarnya dengan berfoto selfie dan mengunggahnya di medsos pribadinya. Memotong waktu belajarnya, bahkan hingga melakukan penyalahgunaan penggunaan medsos. Bukan hanya itu, orang dewasa yang seharusnya menjadi pengendali justru lebih banyak melakukan penyalahgunaan medsos. Karena terlalu asyik dengan media sosial dengan beberapa akun, seorang karyawan menelantarkan pekerjaannya sehingga pekerjaan menumpuk sampai harus di kejar – kejar deadline. Belum lagi kini banyak terjadi kasus penelantaran anak akibat orang tua terlalu asyik menjelajah media sosialnya.

Oleh karenanya, kecanduan terhadap media sosial harus di kurangi. Karena tidak mungkin di zaman yang seperti ini kita bisa benar – benar terlepas dari media sosial. Dan berikut ini adalah cara megurangi dampak kecanduan medsos :

  1. Jauhkan ponsel atau gadget dari diri Anda

Beberapa orang dengan pekerjan tertentu memang tidak bisa terpisah dari yang namanya gadget. Misalnya saja orang yang bekerja di bidang informasi, gadget sangat di butuhkan. Tetapi jika pekerjaan Anda tidak mengharuskan Anda untuk terus – terusan stand by di dekat gadget, ada baiknya untuk menjauhkannya dari diri Anda. Bunyi notif yang keluar dari media sosial Anda akan menarik Anda untuk membukanya. Dan tanpa di sadari karena terlalu asyik Anda menjadi lupa akan pekerjaan. Jadi, jauhkan gadget dari Anda selagi sedang bekerja karena dapat menghambat pekerjaan serta menganggu kinerja Anda.

  1. Mengalihkan Perhatian

Salah satu tanda seseorang yang mengalami kecanduan media sosial adalah mereka sealu terngiang – ngiang untuk membuka akun media sosialnya setiap saat. Kapanpun dan di manapun. Apalagi jika seseorang tengah bosan terhadap sesuatu atau kegiatan tertentu, rasa ingin membuka medsos akan jauh lebih tinggi. Nah untuk menngatasi hal ini, Anda bisa mengalihkan perhatian Anda. Bagaimana caranya? Misalnya dengan meninggalkan gadget Anda dan melakukan hal yang lebih menyenangkan. Mendengarkan musik misalnya, atau pergi ke rumah teman, mengobrol bersama teman, atau melakukan hobby adalah hal – hal yang bisa Anda lakukan. Dengan cara ini, lama – kelamaan orang yang mengalami kecanduan media sosial akan berkurang.

  1. Jadikan Kecanduan untuk Meraih Keuntungan

Kebanyakan orang yang menggunakan medsos membuat post atau status berdasarkan pengalaman atau kejadian atau juga bisa opini terhadap sesuatu dalam hidupnya. Coba pikirkan, di banding dengan membuat status di media sosial, bukankah akan lebih menyenangkan dan lebih menguntungkan jika Anda mengubah pengalam hidup Anda menjadi sebuah karya. Misalnya puisi atau cerpen lalu mengunggahnya ke situs blog Anda? Atau jika terbesit di pikiran Anda kan suatu hal yang sedang trend dan menarik, bukan mengungkapkannya di Facebook, tetapi membuat artikel saja yang tentunya lebih menguntungkan. Apa untungnya? Anda bisa menjadi penulis Freelance yang menjual artikel – artikel buatan Anda keada situs – situs web tertentu dan dengan itu Anda akan mendapatkan uang. Jangan anggap remeh, bekerja menjadi penulis Freelance cukup menjanjikan lo. Namun untuk ini, agar tulisan Anda lebih sempurna Anda harus mempelajari beberapa hal seperti SEO serta cara – cara menulis artikel yang baik.

So, apa Anda tertarik menjadikan kecanduan ini sebagai jalan merauk keuntungan?

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas