Download!Download Point responsive WP Theme for FREE!

BERDANDAN MENURUT SYARIAT ISLAM

Sebagai seorang muslimah tentunya kita harus mengikuti syariat-syariat islam yang telah ada. Baik dalam beribadah, berperilaku, berucap, dan bahkan berdandan atau merias diri. Dan disini saya akan membahas salah satu dari itu, yakni berdandan atau merias diri yang baik dan dianjurkan dalam syariat. Hal ini harus di perhatikan oleh tiap-tiap wanita muslim yang tidak mau mendapat banyak dosa. Nah, dibawah ini saya akan berbagi pengetahuan tentang bagaimana berdandan yang dianjurkan oleh islam, semoga bermanfaat ya.

dandan cantik syari

Yang pertama adalah kita sebagai wanita muslim dilarang berdandan yang berlebihan. Berlebihan disini maksudnya memakai make up yang menor, memakai aksesoris yang berlebihan, atau yang lainnya yang memiliki tujuan memamerkan sesuatu yang dimilikinya. Jadi, berdandanlah yang sewajarnya, bermake up pun juga sewajarnya saja sehingga kita tidak terkesan pamer.

Yang selanjutnya adalah, kita dalam berpakaian dilarang menyerupai laki-laki. Mengapa demikian? Karena Allah SWT telah menciptakan manusia dalam dua jenis yakni laki-laki dan perempuan. Dan tiap-tiap jenis itu memiliki ciri khusus yang digunakan untuk membedakan keduanya.

Meskipun wanita identik dengan penampilan yang lemah gemulai dan  lembut, namun ada sebagian wanita yang berusaha mengingkarinya dengan cara berpenampilan seperti laki-laki, misalnya : memotong rambutnya menjadi pendek sehingga menyerupai laki-laki. Hal tersebut sangat dilarang dalam islam, sebagaimana hadits berikut:
Rasulullah SAW bersabda, “Allah melaknat wanita yang menyerupai laki-laki.” (HR. Al-Jami ash-Shaghir).

Selain itu menutup aurat adalah hal pokok yang harus dilaksanakan sebagai seorang wanita. Seperti yang telah kita ketahui bersama bahwasannya aurat seorang wanita adalah seluruh badan kecuali telapak tangan dan muka. Nah, selain itu haram hukumnya apabila dilihat orang lain bahkan sesama jenis yang bukan mahramnya. Seperti sabda Rasulullah SAW “Laki-laki tidak boleh melihat aurat laki-laki lain, dan perempuan tidak boleh melihat aurat perempuan lain” (HR. Muslim)

Selanjutnya adalah dalam berdandan seorang wanita muslimah tidak boleh merubah ciptaan Allah. Kita hanya diperlolehkan untuk merawat apa yang telah Allah SWT berikan kepada kita. Namun berbagai produk-produk make up yang kini hadir dengan berbagai macam dan semakin aneh-aneh saja, seperti tatto bibir, sulam alis, dan masih sangat banyak lagi. Kalau kita menggali lebih dalam mengenai hal itu sebenarnya merias wajah seperti itu tidak perlu untuk dilakukan. Bibir yang kita miliki oleh Allah SWT sudah dibuat sedemikian rupa dan juga sudah memiliki warna. Lagi, alis kita juga sudah dibuat khusus, bahkan tiap-tiap alis yang dimiliki setiap orang itu tidak ada yang sama. Bukankah hal itu sdah sangat spesial untuk kita? kenapa kita harus repot-repot mengeluarkan banyak uang hanya untuk melakukan sulam alis demi mengikuti bentuk-benntuk alis orang lain atau yang dicontohkan? Seorang waita muslim yang cerdas tentunya tidak akan melakukan hal itu. Dan haditsnya pun juga sudah ada,

Diriwayatkan dalam Kitab Ash-Shahih (Al-Bukhari dan Muslim) dari Ibnu Mas’ud Radhiyallahu ‘Anhu bahwa ia berkata: “Semoga Allah melaknat wanita-wanita yang mentatto dirinya atau meminta ditattokan, yang mencukur bulu alisnya atau meminta dicukurkan, yang mengikir giginya supaya kelihatan indah dan mengubah ciptaan Allah.”

Ini juga perlu anda ketahui. Rasulullah SAW bersabda : “Ada dua golongan penduduk neraka yang belum aku melihat keduanya yaitu kaum yang membawa cemeti seperti ekor sapi untuk mencambuk manusia (maksudnya penguasa yang dzalim), dan perempuan-perempuan yang berpakaian tapi telanjang, cenderung kepada kemaksiatan dan membuat orang lain juga cenderung kepada kemaksiatan. Kepala-kepala mereka seperti punuk-punuk unta yang berlenggak-lenggok. Mereka tidak masuk surga dan tidak mencium bau wanginya. Padahal bau wangi surga itu tercium dari jarak perjalanan sekian dan sekian waktu (jarak jauh sekali),” (HR. Muslim dan yang lain).

Hadits itu maksudnya seorang wanita dilarang menguncir rambutnya sampai atas hingga menyerupai punuk unta, ataupun hijab yang dibuat menonjol yang biasa di sebut dengan  hijab punuk unta. Hijab punuk unta ini adalah gaya kerudung yang sengaja dibuat tonjolan di belakang kepala.

Itulah beberapa hal yang harus diketahui oleh seorang muslimah dalam berdandan. Semoga bermanfaat bagi kita, dan jangan lupa di share ke sesama muslimah agar sama-sama bisa masuk syurga. Amiiin…

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas